Pinjaman Bank BRI Jaminan Sertifikat Rumah

Pinjaman Bank BRI Dengan Jaminan Sertifikat Rumah, Suku Bunga Rendah

Posted on

Hal pinjam meminjam uang merupakan hal lazim yang terjadi masyarakat. Kebutuhan – kebutuhan baik bersifat konsumtif untuk kepentingan pribadi maupun sebagai modal usaha harus terpenuhi sementara uang tak kunjung didapat, maka tentu saja, mengajukan pinjaman dana adalah alternatif tercepat yang dapat diambil. Salah satu jalan yang sering diambil adalah dengan mengajukan kredit atau pinjaman ke Bank salah satunya adalah pinjaman bank BRI.

Bank BRI yang merupakan bank terbesar di Indonesia dan dipercaya menyalurkan kredit usaha rakyat dengan bunga 7% menyediakan beberapa jenis pinjaman. Mulai dari pinjaman tanpa agunan bernama KUR BRI, Kredit Tanpa Agunan BRI guna maupun Pinjaman jaminan BPKB Mobil, Motor atau sertifikat Rumah. Pinjaman tersebut dapat dipergunakan untuk modal usaha, keperluan pokok atau kebutuhan lainnya yang bersifat mendesak.

Kredit tanpa agunan atau jaminan tentu saja menjadi alternatif bagi mereka yang tidak memiliki aset untuk dijadikan sebagai jaminan. Namun, pinjaman uang tanpa jaminan biasanya dipersyaratkan dengan slip gaji penghasilan diatas Rp. 3 juta serta telah bekerja dalam masa waktu tertentu. Jika anda tidak dapat memenuhi persyaratan tersebut, maka cara lain yang dapat diambil adalah dengan mengajukan pinjaman bank dengan jaminan aset.

Pinjaman Bank BRI

BRI memiliki beberapa produk pinjaman dengan atau tanpa agunan. Masing – masing produk memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda serta memiliki suku bunga pinjaman yang variatf. Jenis pinjaman Bank BRI yang akan kita bahas akan kita bedakan menjadi dua jenis sesuai dengan ada atau tidaknya agunan.

Pinjaman Tanpa Agunan BRI

KTA BRI adalah pinjaman yang dapat diajukan tanpa harus memiliki jaminan aset kepemilikan sebagai salah satu syaratnya. Bunga Pinjaman BRI KTA berbeda – beda sesuai dengan jenis pinjamannya, berikut ini adalah produk pinjaman uang tanpa jaminan yang disediakan oleh BRI.

  1. Kredit Usaha Rakyat

    Kredit usaha rakyat merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk membantu pembiayaan modal Usaha Mikro, Kecil Menengah dan Koperasi. Suku Bunga Pinjaman KUR BRI untuk tahun 2018 ditetapkan sebesar 7% pertahun dan menjadi pinjaman terendah suku bunganya.

    Terdapat tiga jenis kredit usaha rakyat yaitu KUR Mikro, KUR Ritel dan KUR TKI. Ketiganya dapat diajukan dengan persyaratan tertentu seperti memiliki usaha produktif yang berusia minimal 6 bulan khusus untuk KUR pembiayaan modal usaha. Sementara KUR TKI hanya diperuntukkan bagi calon TKI yang sudah dinyatakan lolos bekerja di luar negeri.

  2. BRI Guna

    Kredit Tanpa Agunan lainnya yang disediakan BRI adalah BRIGuna. KTA BRIguna tidak seperti KUR yang wajib memiliki usaha atau bisnis. Pinjaman BRIguna ditentukan harus memiliki penghasilan minimal 3 juta baik untuk karyawan aktif maupun pensiunan.

    Jenis pinjaman BRIguna dapat disebutkan menjadi tiga jenis yaitu
    BRIGuna Karya:
    pinjaman uang tanpa jaminan yang ditujukan untuk nasabah yang masih tercatat bekerja sebagai karyawan yang berarti memiliki penghasilan sebagai jaminan pengembalian pinjaman.

    BRIGuna Purna:
    Kredit Pinjaman Tanpa Agunan untuk pensiunan yang tentunya sudah tidak lagi bekerja. Pensiunan tersebut mendapatkan uang pensiun sebagai modal pengembalian pinjaman.

    BRIGuna Umum:
    Briguna umum hampir sama dengan BRIguna karya namun pinjaman tersebut memiliki tenor hingga masa pensiun.

Bank BRI juga menyediakan produk pinjaman dengan jaminan aset kepemilikan seperti BPKB Motor, Mobil, atau pinjaman bank bri  jaminan sertifikat rumah. Salah satu produknya adalah KUPEDES.

Pinjaman Bank BRI dengan Jaminan

Setiap orang memiliki penghasilan tertentu dari sumber tertentu. Bisa jadi sebenarnya anda memiliki penghasilan lebih dari tiga juta dari hasil usaha anda, namun anda tidak dapat memenuhi syarat pinjaman tanpa jaminan seperti KUR dan BRI Guna karena tidak memiliki penghasilan tetap dan slip gaji.

Bagi mereka yang tidak memiliki penghasilan tetap, mereka masih bisa mengajukan pinjaman uang dengan jaminan aset yang dimiliki salah satunya melalui KUPEDES BRI. Lebih khusus lagi, akan kita bahas mengenai Pinjaman Bank BRI Jaminan Sertifikat Rumah.

Pinjaman Bank BRI Jaminan Sertifikat Rumah atau tanah

Tanah dan Rumah merupakan barang atau aset yang berharga bagi setiap orang. Oleh karena itu, sebelum mengajukan pinjaman bank bri jaminan sertifikat rumah, pastikan anda telah mempertimbangkannya denga matang dan pahami surat pernjanjian yang nantinya akan anda tanda tangani sebagai kontrak kesepakatan dengan pihak bank. Jangan sampai terjadi suatu saat nanti anda kehilangan rumah dan tanah karena kelalaian anda dalam membayar anguran pinjaman bri.

Untuk dapat mengajukan pinjaman bank bri dengan jaminan sertifikat kepemilikan tanah atau rumah, maka anda harus memiliki dokumen atau sertifikat kepemilikan sebagai bukti sah dimata hukum. Jika anda belum memiliki sertifikat, maka segeralah membuatnya karena pemerintah sudah memfasilitasi pembuatan sertifikat dengan murah dan murah. Selengkapnya tentang pinjaman BRI jaminan sertifikat rumah dapat dibaca di bawah ini :

Syarat Mengajukan Pinjaman BRI jaminan sertifikat rumah

  • Menyertakan Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliki  suami dan istri
  • Menyertakan Buku nikah milik suami atau istri untuk mereka yang sudah menikah
  • Melengkapi dokumen salinan Kartu Keluarga (KK)
  • Dua lembar foto milik suami dan istri dengan ukuran 4×6
  • Surat Keterangan Usaha dari kelurahan atau SIUP (usaha skala besar)
  • Menyertakan salinan NPWP
  • Bagi anda yang mengajukan pinjaman uang di luar cabang tempat tinggal sesuai KTP, maka anda wajib menyertakan Surat Domisili
  • Sertifikat Rumah atau Tanah baik asli maupun salinanya
  • SPPT atau PBB
  • Jika pinjaman diatas nilai 100 juta, maka diperlukan IMB atau Ijin Mendirikan Bangunan dari dinas yang berwenang.

Ketentuan lainnya

** Jika sertifikat tanah yang dijadikan sebagai jaminan kredit BRI bukan miliki sendiri atau milik pihak ketiga, maka anda harus menyertakan KTP pemilik tanah sesuai sertifikat, KK, Surat Nikah, sertifikat asli dan syarat lain seperti halnya syarat diatas.

** IMB bersifat opsional atau tidak wajib, IMB dibutuhkan apabila jaminan yang diajukan tidak dapat memenuhi nilai pinjaman.

**Apabila nama pemilik sertifikat yang tertera di KTP atau dokumen lainnya berbeda dengan nama yang tertulis disertifikat, maka solusinya adalah dengan meminta Surat Keterangan Beda Nama ke pemerintah desa atau kelurahan.

Pemilik SHM yang tertera pada sertifikat wajib masih Hidup, Anda tidak dapat menjaminkan Sertifikat yang pemiliknya sudah meninggal dunia karena pemilik SHM harus menandatangani izin meminjamkan SHM untuk diagunkan ke bank. Selain itu SHM yang pemiliknya sudah meninggal wajib Balik Nama ke ahli waris apabila ingin diagunkan ke bank.

Cara Mengajukan Pinjaman Bank BRI Jaminan Sertifikat Tanah

  • Pastikan dokumen – dokumen kelengkapan yang telah ditulis diatas telah lengkap. Jika terdapat permasalahan terkait nama dapat anda konsultasikan dengan pihak pemerintah desa untuk memberikan surat keterangan.
  • Pastikan tanah yang diajukan tidak dalam masa sengketa atau menjadi jaminan pinjaman bank oleh pihak lain.
  • silahkan mendatangi kantor cabang atau kantor pembantu ditempat anda dengan membawa kelengkapan dokumen. Pilihlah antrian CS ( Customer Service )
  • Setelah dinyatakan lengkap untuk persyaratan dokumen. Anda tinggal menunggu survei dari pihak Bank untuk menjamin kevalidan terpenuhinya syarat dan ketentuan pinjaman.
  • Jika pengajuan disetuji, maka anda akan dihubungi oleh pihak bank yang kemudian memanggil anda untuk datang ke kantor dengan membawa persyaratan seperti materai.
  • Biasanya anda akan dibuatkan rekening nasabah BRI. Pencairan dilakukan secara transfer melalui rekening anda dan anda tinggal mengambilnya baik dari Teller secara langsung maupun melalui mesin ATM BRI

Angsuran dan Suku Bunga Pinjaman Bank BRI

Bank BRI menetapkan suku bunga pinjaman bank BRI jaminan sertifikat rumah bervariasi sesuai dengan masa pinjaman. Jika tenor pinjaman adalah selama satu tahun, maka bunga pinjaman bank BRI adalah sebesar 9-12%. Apabila pinjaman bri yang dipinjam ingin diangsur selama dua tahun, maka pinjaman tersebut dikenakan bunga sebesar 10-14%, selain itu, bunga 15% ditetapkan untuk pinjaman dengan masa pengembalian selama tiga tahun.

Nilai dari jumlah pinjaman yang akan disetujui oleh pihak bank biasanya bernilai sekitar 75%-80% dari nilai taksiran harga tanah atau rumah. Cara gadai sertifikat rumah untuk pinjaman bank BRI yang saya sebutkan diatas mungkin saja berbeda bagi setiap bank penyalurnya.

Untuk Bank BRI misalnya, jika nila taksiran jaminan sertifikat rumah sebesar Rp. 200.000, maka nilai pinjaman yang kemungkinan dapat diajukan maksimal adalah 150 juta. Berbeda dengan nilai pinjaman bank BRI dengan sertifikat rumah bukan kepemilikan sendiri, maka nilai pinjaman maksimal biasanya 50%. Oleh karena itu, sangat baik jika anda memiliki sertifikat tanah milik anda sendiri agar jumlah pinjaman dapat diajukan dengan nilai maksimal.

TABEL ANGSURAN PINJAMAN BANK BRI

Pinjaman Bank BRI  jaminan sertifikat rumah memiliki nilai angsuran berbeda – beda sesuai dengan jenis produk dan masa pengembalian atau tenor. Berikut ini adalah tabel angsuran pinjaman BRI untuk program KUPEDES.

Pinjaman Bank BRI Dengan Jaminan Sertifikat Rumah
Tabel Angsuran Pinjaman Bank BRI Jaminan Sertifikat Rumah

Resiko Pinjaman Bank BRI dengan Sertifikat Rumah atau Tanah

Salah satu point perjanjian yang ada pada dokumen hukum pinjam meminjam bank. Ketika kredit macet beberapa kali angsuran, Bank memberikan peringatan kepada nasabah. Jika kemudian masih tidak bisa membayar kredit angsuran pinjaman Bank bri dengan jeminan rumah atau tanah, maka Bank BRI berhak untuk menyita rumah dan tanah yang dijadikan agunan.

Yang paling disesalkan dan diprotes oleh banyak orang adalah nilai rumah tidak sebanding dengan kredit yang macet. Bahkan jika kemudian anda tidak membayar sama sekali angsuran, anda akan tetap rugi. Misalkan anda memiliki nilai rumah dan tanah sebesar 200 juta, maka pinjaman yang disetujui tidak mungkin 100% seperti nilai rumah anda. Maksimal 80%.

Itu berarti jika anda tidak membayar sekalipun, anda akan tetap rugi kehilangan kurang lebih 20% dari total nilai rumah dan tanah anda. Apalagi jika anda sudah membayar sebagian. Maka rugi anda akan bertambah.

Oleh karena itu, sangat ditekankan agar anda pandai dalam menilai resiko. Jika menjaminkan aset berharga anda sebagai agunan pinjaman BRI, maka anda harus sudah mempertimbangkan berapa anguran yang dapat anda angsur serta persiapan untuk kemungkinan terburuk.

Gambar Gravatar
Hanya menulis dengan sederhana. Sesederhana pena menari menuliskan kata - kata. bagaimanapun, ada kekuatan dari setiap kata kata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *